u3-IMG-20260303-WA0004
serunya berbelanja di MIN 27 Aceh besar

M. Asyraf Al-Yafi
Kelas 5 Asy-Syakur

       Hai teman-teman, perkenalkan namaku M. Asyraf Al-Yafi. Biasanya teman-teman memanggilku Asyraf. Aku sekolah di MIN 27 Aceh Besar. Kepala madrasah kami bernama Ibu Naswati, S.Ag. Sekarang aku duduk di kelas 5 Asy-Syakur dengan wali kelas ibu Muliyawati, S.Pd.I.
       MIN 27 Aceh Besar sudah beberapa tahun terakhir ini tidak lagi menggunakan uang kertas asli untuk jajan, tetapi semua murid-murid menggunakan uang kupon. Jadi setiap murid yang mau jajan harus menukar uang asli dengan uang kupon terlebih dahulu dengan ibu Tuti Marlina di Bank M27.
       Kantin di madrasah kami bernama kantin sehat Nadhifa. Semua murid-murid yang mau jajan bisa langsung menuju ke kantin. Di kantin Nadhifa banyak sekali menjual makanan dan minuman juga ada snack dan buah potong. Setiap harinya guru yang bertugas menjaga kantin pun selalu berganti-ganti menurut jadwal piketnya masing-masing.
       Pengalamanku berbelanja di sekolah sangatlah seru dan penuh cerita. Dimana kami bisa bertemu dengan teman-teman dan berebut jajanan favorit. Kebersamaan, suara, tawa dan canda terasa sangat menyenangkan dan akan selalu ku ingat sebagai kenangan yang tak terlupakan.
       Tidak hanya di kantin, MIN 27 Aceh Besar juga terdapat koperasi Tunas Muda yang menjual kebutuhan atribut madrasah, seperti seragam sekolah dan buku paket. Semua murid-murid yang mau membeli perlengkapan tersebut bisa langsung menjumpai Ibu Nurhayati dan Ibu Reza Sukma Dewi di Basecamp Pramuka. Berbelanja di koperasi sekolah Tunas Muda juga tidak kalah menyenangkan, karena perlengkapannya lengkap, harganya terjangkau dan pelayanan dari gurunya yang sangat ramah.
      Demikianlah teman-teman keseruan berbelanja di madrasah ku….

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait