Sie reboh adalah kuliner khas Aceh Besar berupa daging sapi atau kerbau yang (dicampur lemak/tetelan) yang direbus dengan bumbu sederhana seperti cabai merah, cabai rawit, lengkuas, kunyit, serta ditambah menggunakan cuka areh (enau) sebagai pengawet alami.
Hidangan ini memiliki cita rasa pedas, gurih, dan asam serta terkenal awet berbulan-bulan.
Dalam pembuatan sie reboh bukan hanya unsur-unsur bumbu pelengkap atau banyaknya bumbu yang digunakan agar cita rasa yang didapatkan dalam pengolahannya mantap, tetapi juga takaran bumbunya yang sesuai, sehingga menciptakan rasa yang enak. Dalam hal ini perlunya penggunaan perbandingan dalam menakar bumbu.
Dengan pasnya perbandingan takaran yang sempurna, akan menghasilkan rasa yang sesuai keinginan.
Dalam hal ini takaran yang biasa digunakan untuk membuat sie reboh yaitu untuk satu kilogram daging sapi/kerbau ditambah dengan lemak atau tetelan maka membutuhkan 1/2 ons cabe merah dan segenggam cabe rawit (opsional) sesuai selera, tiga jempol lengkuas, satu jempol kunyit, dan 3 sdm cuka.
Sie reboh dimasak dalam kuali tanah liat agar masak daging merata. Haluskan semua bumbu, masukkan daging ke dalam wajan. Aduk daging secara merata dengan bumbu yang sudah dihaluskan hingga daging berubah warna dan bumbu meresap sempurna. Masak sampai mendidih dan masak dengan api kecil. Aduk perlahan daging hingga empuk dan bumbu meresap sekitar 1-2 jam. Jika perlu, tambahkan air selama proses memasak. Cicipi rasanya dan sesuaikan dengan garam atau gula merah. Masak hingga kuah mengental sesuai selera.
Penulis : Rita Diana, S.Pd.I